Jumat, 30 Januari 2009

Hari Ini Terbentuk Club Sastra Nasima

Sabtu, (31/01) menjadi tonggak bersejarah bagi SMP Nasima. Hal ini dikarenakan telah lahir Club Sastra Nasima, yang nantinya akan menjadi garda terdepan kemajuan siswa Nasima di bidang sastra. Bertempat di Perpustakaan SMP Nasima, Bapak Taryadi serta Ibu Melia Luciana turut membidani kelahiran Club Sastra ini bersama beberapa siswi Nasima. Program kedepanya, akan ada bincang sastra dan juga bedah buku sastra, nonton film berbasis satra, serta penerbitan buletin khusus pecinta sastra Nasima. Program jangka panjang, tentunya akan ada pelatihan-pelatihan guna membekali anggota Club sastra utamanya, dengan kemampuan teknis sastra. Kita nantikan saja kiprah Club Sastra, sembari buat kamu-kamu yang belum gabung, buruan segera bergabung agar kamu-kamu bisa menjadi sastrawan hebat laiknya Andrea Hirata, Ayu Utami, Arswendo, dan tokoh-tokoh sastra yang hebat lain-lainnya.
(Teks & Foto: Pyurr)

Kamis, 29 Januari 2009

Ujian Semapur Ekstra Pramuka

Bertempat di halaman dalam Kampus 2 Nasima, siswa SMP Nasima kelas 7 dan 8, Kamis (29/01) mengadakan ujian semapur dalam Ekstra Wajib Pramuka. Ekstra Pramuka diwajibkan, dan dilaksanakan setiap hari Kamis. Terlihat salah satu kakak pembina Pramuka sedang memberikan soal Semapur yang kemudian dijawab kalimatnya oleh para siswa.
Menurut rencana, tanggal 13-15 Februari mendatang, juga akan diadakan kemah dalam rangka memperingati hari kelahiran Bapak Pandu Dunia, Lord Bodden Powell of Jewel, 22 Februari mendatang.
Kemah yang akan dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut harapannya dapat melatih kemandirian siswa terutama dalam hal ketahanan hidup di alam.

Rabu, 28 Januari 2009

Ayo Piket Kelas!!!!

Jika lantai kelas dibiarkan kotor, maka tak ada lagi tempat yang nyaman untuk bermain seperti ini. Maka ayo aktif piket kelas!!! Ingat-ingat jadwal piketmu. Berikut jadwalnya:
Jadwal Piket 7 D
Senin:
Adila, Bagas, Devina, Farah, Galih, Rizaldy
Selasa:
Adiyat, Lita, Adib, Jefry, Syifa, Ridho
Rabu:
Chusna, Donny, Hani, Thia, Ratna, Robby
Kamis:
Dean, Fatia, Liza, Yunus, Tony, Syafiq
Jumat:
Nurmalita, Tinton, Soca, Soeko.

Rabu, 21 Januari 2009

Lagi, Market Day Nasima 21 Februari

Setelah sukses menggelar Market Day yang dibarengkan dengan Pekan Seni dan Kreasi (Sisi) Nasima pada akhir Desember lalu, Nasima akan kembali menggelar Market Day yang menurut rencana akan digelar Sabtu, 21 Februari mendatang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan minat wirausaha siswa Nasima dan juga guna memperkenalkan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler di Nasima menghadapi Penerimaan Peserta Didik Nasima yang telah dibuka mulai 7 Januari lalu. Kelas 7 D sendiri telah menyiapkan ubo rampe penyelenggaraan Market Day yang diawali pembuatan proposal usaha, dan penyediaan bahan yang akan dipasarkan. Siswa yang terpilih mewakili kelas 7 D dalam Market Day kali ini adalah Devina Stella Nabighoh, Farah Dita Savitri, Adiyat Anjas Firsada, dan Muhammad Rizaldy Widyaarsta. Mereka telah berkoordinasi dengan koordinator acara, Ibu Melia Luciana, pada Kamis (22/01) di Perpustakaan SMP Nasima.

SMP Nasima Siapkan Diri Menuju Mathematic Competition

SMP Nasima akan mendelegasikan siswanya dalam Mathematic Competition tingkat SMP Se-Jawa Tengah yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Matematika Universitas Diponegoro Semarang pada Ahad, 25 Januari mendatang. Untuk itu, telah terpilih sejumlah siswa yang akan menjadi wakil-wakil SMP Nasima. Mereka adalah Ratna Dewi Fitri Ayu Wijaya (7 D), Iqbal Jundi Hammadi (7 A), Elon Breliana Azhari (8 D), Mohammad Fadhil Koesputra (8 C), dan Reza Ilham Maulana (8 A). Guna melakukan persiapan, mereka akan dilatih oleh Ibu Indah Khusumowardani, guru matematika SMP Nasima, setiap hari Selasa hingga Jumat selama dua jam pelajaran penuh. Diharapkan dengan latihan yang matang akan menjadikan SMP Nasima menjuarai Mathematic Competition ini. Semoga!

Pembelajaran Wayang Sejarah

Pelajaran sejarah yang selama ini terkesan membosankan dengan deskriptif naratif dari guru, coba diubah sistem pembelajarannya di SMP Nasima. Salah satu kreasinya adalah penggunaan wayang sebagai media belajarnya. Dengan media ini diharapkan akan terciptan daya kritis siswa terhadap kisah sejarah, serta kebebasan dalam menginterpretasikan kisah sejarah sesuai dengan pemikiran mereka. Tokoh-tokoh dalam kisah sejarah pun dikemas sesuai dengan kreatifitas siswa, sehingga kesan pelajaran yang monoton dan membosankan dapat diminimalisir.

Pembelajaran Praktik di Nasima

Pembelajaran di Nasima tidak hanya monoton dengan ceramah dari guru saja, namun seringkali pembelajaran dilaksanakan dengan melibatkan siswa aktif sebagai subjek belajar. Tampak dua orang siswa 7 D dengan diawasi oleh Ibu Melia Luciana sedang melakukan praktik berbahasa melalui telepon dengan menggunakan peragaan telepon dari kaleng bekas. Selain melatih berbahasa, siswa juga diajak untuk peduli terhadap lingkungan serta mengingat permainan zaman dahulu yang murah dan dapat dibuat secara mandiri.